Surfa Yondri – Golf Mengajarkan Banyak Hal Tentang Etika

0
324

OLAHRAGA golf mengajarkan banyak hal tentang etika. Begitulah kalimat yang dirangkai seindah mungkin oleh Sufra Yondri ketika pertanyaan muncul kenapa memilih olahraga kalangan jetset itu. “Bagi saya, olahraga golf mengajarkan banyak hal tentang etika. Mulai dari kejujuran, kontrol emosi, etika ataupun sopan santun serta percaya diri,” ucap Surfa Yondri yang merupakan Direktur Politeknik Negeri Padang dan juga Alumni Politeknik Negeri Padang Angkatan 89.

 

Yon begitu sapaan akrab pria asli Batusangkar ini menilai olahraga golf memiliki tingkat saling menghormati sangat tinggi, sehingga terjalin tali silahturahmi yang bagus. Tak hanya itu, mengandung makna kejujuran dan etika. “Karena ada falsafah tentang golf yang menyebutkan ‘awak main ndak jo urang do, tapi jo diri awak sorang. Stik awak sorang, bola awak sorang, nan memukul awak sorang. Kalau bola hilang, yach kita cari sendiri,” ucap Yon yang gemar olahraga ini semenjak empat tahun lalu. Saling menghormati yang tinggi dimaksudkan Yon adalah dalam olahraga permainan golf, setiap pemainnya tidak boleh bicara kalau orang lain memukul bola. “Selain itu, kita tidak boleh melintasi jalur bola orang lain. Yang mukul duluan adalah orang yang handy cupnya rendah, atau senior, atau tua. Itupun akan berubah kalau sudah ada izin dan kesepakatan sebelumnya,” jelas Yon.

 

Dia menambahkan, setiap pemain juga tidak boleh bicaca kalau lagi memukul stick bola. Semuanya itu, kata Yon merupakan etika, karena jika kita berbicara atau berjalan tentu akan mengganggu orang lain. “Kita menghormati dan menghargai ke profesionalan seseorang. Penghargaan ini, bukan karena pangkat atau jabatannya,” ucap Yon serambi menceritakan tentang suka dukanya dalam bermain olahraga golf. “Sukanya banyak, saya jadi banyak kawan di berbagai kalangan. Mulai dari Profesional, TNI, Polri, Pegawai Negeri ataupun Swasta. Dukanya adalah, karena golf masih merupakan olahraga minoritas dibandingkan olahraga sepak bola ataupun bulutangkis peminatnya masih minim. Begitupula lapangannya masih sedikit,” ucap Yon yang sering bermain di Lapangan Golf Ulu Gadut, Indarung Kota Padang dan Malibo Anai, Padang Pariaman.

 

Selain itu, baginya permainan golf ini selain untuk sebagai olahraga, tapi untuk mencari kawan. Di lapangan golf ndak mengenal pekerjaan, jabatan pangkat. Olahraga golf bagi Yon, hanya untuk lifestlye semata. “Bukan untuk ikut dalam turnamen olahraga golf,” ucap Yon yang memiliki beberapa trik dalam permainan golf. Menurutnya, agar bola sampai kesasaran, tergantung jenis stick yang yang digunakan dan teknis memukul bola serta feeling. “Stick yang saya gunakan banyak, Saya mengunakannya tergantung jarak bola, jenis stick, kekuatan pukulan hingga posisi bola. Jadi kalau ada yang tidak benar bola melenceng,” ucap Yon yang juga mengajak serta seluruh anggota keluarga ikut dalam permainan olahraga golf.

 

Dia biasa bermain golf, kalau tidak terlalu sibuk, Yon bermain golf seminggu sekali. Tapi kalau lagi sibuk dalam sebulan tidak main. Tak hanya itu, dia sungguh menyayangkan jikalau ada yang menyebutkan jikalau golf adalah olahraga eksklusif. Padahal dia melihat olahraga ini tidak. Memang dia mengakui golf tidak bisa dimainkan di sembarang tempat, sehingga selama ini orang menilai negatif. Tapi tak apa, semua tergantung hobby dan kebiasaan masing-masing individu. (lenggogeni)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here